Del piero bicara : Tottenham vs Liverpool Seperti Derby, Sulit Ditebak

Mantan kapten Juventus, Alessandro Del Piero tak ketinggalan memberikan komentar dan prediksinya soal laga Tottenham vs Liverpool di final Liga Champions 2019.

Casino online-Tottenham akan bertemu Liverpool di partai final Liga Champions 2019. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Wanda Metropolitano pada hari Minggu (2/6/2019) dini hari nanti mulai pukul 02:00 WIB.Live Dealer Kasino

Pertemuan antara dua tim asal Inggris di final Liga Champions ini adalah yang pertama sejak final Liga Champions musim 2007-2008 silam. Saat itu, Manchester United bertemu Chelsea dalam duel All England Final dengan Setan Merah keluar sebagai pemenang.

Sama seperti duel sesama tim Inggris lebih dari satu dekade lalu itu, pertemuan Tottenham melawan Liverpool pun diyakini akan berjalan seru dan sulit diprediksi. Hal itu juga yang diyakini oleh Del Piero jelang pertandingan tersebut.

“Ini adalah pertandingan yang sangat tidak bisa diprediksi, bukan hanya karena ini sebuah final, setiap final itu tak bisa diprediksi, tapi juga karena kedua klub sangat mengenal satu sama lain. Jadi ini seperti sebuah pertandingan derby, sebuah pertandingan persahabatan,” ujarnya.

“Ini sebuah pertandingan Premier League, mereka sudah sering bertemu, jadi ini sangat aneh untuk memahami bagaimana perasaan mereka menuju final ini,” tambahnya.

Lantas siapa yang bakal dijagokan oleh Alessandro Del Piero di final Liga Champions tahun ini? Simak artikel selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters!

Dilanjutkan oleh Del Piero bahwa Liverpool bisa jadi memiliki tekanan lebih besar untuk menang pada final kali ini. Pasalnya, mereka tahun lalu sempat kalah ketika di final melawan Real Madrid dan juga karena The Reds memiliki pengalaman lebih bermain di partai final dibandingkan Spurs.

“Liverpool tentu akan memiliki tekanan lebih besar karena mereka kalah tahun lalu, mereka punya pengalaman lebih besar, mereka sudah pernah memenangkan trofi ini, dan Tottenham, mereka menghidupi mimpi memenanginya,” lanjutnya.

“Tapi ketika anda sampai di final, anda hanya ingin menang, anda tak ingin kalah. Jadi tekanannya akan tinggi untuk kedua tim dan pertandingan ini akan menyenangkan. Saya tak sabar menyaksikannya,” tandasnya.